Info Terbaru 2022

Permainan Bola Tangan

Permainan Bola Tangan
Permainan Bola Tangan

1. Sekilas permainan Bola Tangan



Permainan bola tangan merupakan modifikasi antara permainan bola basket dan sepak bola yang mengandalkan kemahiran tangan untuk memasukkan bola kegawang lawan. Dimainkan oleh 2 regu, masing-masing regu terdiri dari 7 orang pemain dan dimainkan pada lapangan berukuran 20x40 meter. Tujuan permainan ialah mencetak gol sebanyak-banyaknya, dengan cara melempar bola ke gawang lawan yang dijaga oleh lawan. Permainan ini memainkan bola dengan seluruh anggota tubuh, kecuali kaki dan cara bermainnya membawa bola sebanyak-banyaknya tiga langkah dan menahan bola ditangan paling usang menit.

2. Peraturan

a. Lapangan 

Lapangan berbentuk empat persegi panjang berukuran:
  • Panjang lapangan : 40 meter
  • Lebar lapangan : 20 meter
  • Garis pembatas lapangan : 5 cm

b. Gawang

Tiang gawang harus berbentuk persegi panjang dengan ukuran 8x8 cm, sedangkan ukuran gawang ialah sebagai berikut:
  • Tinggi gawang : 2 meter
  • Lebar gawang : 3 meter

c. Daerah gawang

Daerah gawang dibentuk garis panjangnya 3 meter, pada jarak 6 meter (akhir) dan ujungnya dihubungkan dengan garis gawang, dengan membentuk seperempat lingkaran dengan jari-jari 6 meter diukur dari tiang gawang.

d. Garis lempar bebas

Garis lempar bebas dibentuk dengan panjang 3 meter, dibentuk pada jarak 9 meter dari garis gawang, dan ujungnya dihubungkan pada garis gawang membentuk seperempat lingkaran, berjari-jari 9 meter diukur dari tiang gawang

e. Garis tembakan hukuman

Garis tembakan eksekusi atau garis pinalty sejauh 7 meter dari garis gawang dan panjangya 1 meter sejajar dengan garis gawang.

f. Bola

Bentuk bola harus berbentuk bundar berwarna tunggal (satu warna), kepingan luarnya terbuat dari kulit atau dari karet atau materi sintetis lainnya.

Bola berukuran:
  • Untuk putra : berat bola: 425 – 475 gram Diameter : 58 – 60 cm.
  • Untuk putri : berat bola: 325 – 400 gram. Diameter : 54 – 56 cm.

g. Lama permainan

Lama permainan dibagi menjadi 2 babak yaitu:
  • Untuk putra : 2x30 menit dengan waktu istirahat 10 menit.
  • Untuk putri : 2x 25 menit dengan waktu istirahat 10 menit.

h. Wasit

Pertandingan bola tangan dipimpin oleh 2 orang wasit, kedua wasit memiliki wewenang yang sama dibantu oleh pencacat waktu.

3. Teknik dasar permainan bola tangan

A. Teknik melempar bola 

1). Cara melempar bola sanggup dilakukan dengan dua tangan dan tergantung pada variasi yang digunakan:
  1. Lemparan dari atas kepala (over head pass)
  2. Lemparan dada (over chest pass)
  3. Lemparan dari bawah lengan (over underhand pass)
2). Cara melempar bola dengan satu tangan paling sering dilakukan alasannya ialah lemparan ini secara relative sangat mudah, cepat dan terarah.


Macam-macam lemparan satu tangan adalah:
  • Lemparan dari atas pundak (javelin pass)
  • Lemparan dari samping tubuh (side pass)
  • Lemparan dari belakang tubuh ( reverse pass)

B. Teknik menggiring bola (dribbling)

Latihan dribbling harus dilakukan secara sistematis, maksudnya diawali dengan gerakan yang lambat ke gerakan yang lebih cepat atau dari yang mudah, kemudian sesudah gerakan tersebut sedah dikuasai gerakan ditambah dengan gerakan-gerakan yang lebih sulit.
Suatu bentuk sistematika dribbling antara lain:
  • Drible harus dengan satu tangan.
  • Drible harus dengan berganti-ganti tangan yang memantulkan bola.
  • Drible zig-zag.
  • Drible – Pivot – drible zig-zag.
  • Bodweaving – drible zig-zag.

Cara melaksanakan gerakan drible:
  1. Bola dipantulkan dengan satu tangan.
  2. Bola dipantulkan kira-kira 1 meter di depan pemain yang sedang bergerak atau berlari kedepan.
  3. Memantulkan bola dengan cara melecutkan pergelangan tangan yang terakhir menyentuh ujung-ujung jari tangan.

C. Teknik menembak bola

1) Menembak bola dengan perilaku bangun (the standing throw shot)

Tembakan ini sangat sederhana dan kemungkinan berhasilnya sangat kecil, alasannya ialah lemparan ini menawarkan kesempatan lawannya untuk mempertahankan gawangnya. Pada waktu menembak dianjurkan untuk menembak ke bawah atas panggul dan memantulkan bola didepan gawang supaya sulit ditangkap penjaga gawang.

2) Menembak ketika bola keatas (the jump shot)

Sebelum menembak, penembak bola melaksanakan gerakan melompat keatas dengan maksud menembakkan bola melewati ats kepala atau lengan lawan. Penembak mendaratkan kakinya disekitar dimana ia menumpuh atau melompat pada awal gerakan
.
3) Menembak ketika meloncat ke depan (the dive shot)

Menolakkan kaki didepan garis gawang kemudian meluncurkan badannya kedepan arah gawang lawang sehingga seluruh badannya melayang diudara. Bola dipegang dengan satu tangan diatas bahu, bola dilepaskan pada ketika mencapai titik tertinggi dari hasil lompatan ke depan.

4) Menembak sambil menjatuhkan diri (the fatal shot)

Bola dipegang dengan satu tangan kemudian tubuh dicondongkan kedepan atau kesamping dan dilanjutkan dengan gerakan melepaskan tembakan. Setelah bola lepas dari lengan, penembak mendaratkan badannya dilanjutkan dengan gerakan menggulingkan badan.

5) Menembak dari samping tubuh (the side throw)

Menembak dari samping diakhiri dengan gerakan akal-akalan untuk memperdaya lawan sehingga bergerak kearah yang salah dan membuka ruang yang keras untuk sanggup menembakkan bola. Cara ini dilakukan apabila terhalang oleh lawan sehingga tidak sanggup berafiliasi dengan temannya

6) Menembak ketika melayang (the flying shot)

Aspek penting yang diperhatikan ialah irama langkah. Pemain harus sanggup menangkap dan menguasai bola dengan baik dan kemudian melaksanakan awalan tiga langkah yang diizinkan sebelum melompat pada waktu langkah terakhir.
Pada waktu melaksanakan lompatan, pemain harus sanggup mengkonsentrasikan diri untuk melompat cukup jauh ke depan dan juga melepas bola. Menembak dengan cara ini, memberi laba bagi penembak yaitu memperpendek jarak lemparan dan juga daya tembaknya akan lebih bertenaga atau lebih keras.
Dalam melaksanakan flying shot ini, harus diperhatikan 3 unsur pokok yaitu: awalan (irama langkah), ketinggian lompatan, dan jarak.

D. Teknik menangkap bola 

Menangkap bola umumnya memakai dua tangan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menangkap bola adalah, sebagai berikut:
  • Posisi menghadap kearah target atau bola.
  • Posisi kedua tangan dijulurkan lurus ke depan.
  • Posisi tubuh agak condong ke depan.
  • Posisi kaki agak sedikit dibuka

Macam-macam jenis tangkapan dalam bola tangan:
  1. Tangkapan dua tangan dari didepan
  2. Tangkapan dua tangan dari atas

4. Taktik dalam permainan 

a) Pola pertahanan
  1. Pertahanan man to man : pertahanan ini dilakukan kalau lawan menguasai bola, dan pemain bertahan segera menjaga dengan ketat pemain penyerang yang memasuki wilayahnya dengan cara satu lawan satu.
  2. Pertahanan zone defence (pertahanan daerah): setiap pemain bertahan bertanggung jawab menjaga kawasan pertahanan masing-masing yang telah dibagi.
b) Pola penyerangan
  1. Pola pertahanan man to man, maka untuk penyerang mnenggunakan referensi blocking dan screeving.  Pola pertahanan daerah, maka penyerang memakai referensi serangan dengan membentuk deretan 4-2, 3-3 atau 3-2-1.
  2. Serangan balik cepat (conter attack).
Advertisement

Iklan Sidebar